Kamis, 15 Maret 2012

Cara Dan Tips Meraih Cita - Cita Mu

Semua orang memiliki impian dan cita-cita, namun hanya sedikit yang berani mengejar dan mewujudkannya menjadi sebuah pencapaian hidup. Banyak orang kehilangan semangat dalam hidupnya hanya karena mereka tidak tahu atau tidak mau tahu akan apa yang sebenarnya yang mereka mau. Apa yang sebenarnya yang mereka inginkan. Kebanyakan orang hanya menjalankan hidup ini sebagai sebuah rutinitas. Dengan sedikit kenyamanan yang mereka rasakan maka berhenti sampai di situlah impiannya. Mereka takut membuat sedikit perbedaan karena khawatir kenyamanan itu akan hilang.

Semua orang pasti memiliki potensi yang luar biasa, dan keluarbiasaan itu baru akan tergali secara maksimal jika kita sudah bisa keluar dari penjara mental kita. Jika kita sudah menemukan profesi yang paling tepat dengan panggilan jiwa maka kita akan lebih mudah mengaktualisasikan potensi diri kita yang sebenarnya. Dengan itu kita mendedikasikan hidup untuk kehidupan ini; mempersembahkan yang terbaik yang bisa kita berikan untuk peradaban manusia yang sedang kita jalani saat ini.

Banyak orang berbakat yang terjerat borgol emas. Mereka sebenarnya bisa melakukan hal yang lebih, tapi mereka tidak berani melakukan hal yang berbeda atau keluar dari zona nyaman. Banyak orang yang sebenarnya bakatnya di bidang A, namun kenyataannya ia bekerja di bidang C. Ia tidak berani keluar dari pekerjaannya yang sekarang karena tidak adanya jaminan penghasilan jika ia benar-benar keluar. Akhirnya ia merasa kehidupannya bagai di penjara, pekerjaannya mengurung ia seperti di sangkar emas. Tidak salah lagi, bukan potensi terdahsyat yang keluar dari dirinya, namun semua itu seakan menjadi rutinitas agar ada nasi yang bisa dimakan hari ini, besok, dan seterusnya.

Jika Anda ingin kehidupan Anda penuh semangat dan bahagia maka temukan apa yang sebenarnya Anda inginkan dan kejarlah hal itu. Semua butuh perjuangan dan kerja keras, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi ada hal yang harus Anda tahu: tidak ada sesuatu yang tidak mungkin dalam hidup ini selama kita mau berusaha dan mencobanya

http://www.sayategar.com/2011/08/cara-dan-tips-meraih-cita-cita-mu.html
.

Masalah Kelompok Sebaya


Masalah-masalah akademik dan social (Parker & Asher, 1987). Sementara itu, dalam studi terkini, Wentzel dan Asher (1995) menemukan bahwa anak-anak sekolah menengah yang ditolak namun patuh secara social tidak memperagakan masalah-masalah yang berkaitan dengan sekolah yang sama seperti teman-teman sebaya mereka yang ditolak dan aagresif. Temuan-temuan ini memberi kesan bahwa penolakan teman sebaya bersama-sama dengan perilaku negative menempatkan anak-anak ini dalam resiko.Hubungan-hubung ... kelompok teman sebaya yang lebih besar sebagai sumber ide dan nilai di samping persahabatan dan hiburan. Penyesuaian dengan tekanan teman sebaya paling tinggi terjadi di antara usia 11 smpai 13 tahun, namun menjelang remaja akhir, penyesuaian dengan tekanan teman sebaya telah berkurang kembali ke tingkat-tingkat yang ditemukan pada anak-anak pertengahan (Berndt, 1979) 

Persiapan menghadapi ulangan umum


Ulangan umum semester ganjil sudah di depan mata. Sudahkah siswa melakukan persiapan, seperti mencatat jadwal ulangan semester.  Sehingga paling tidak langkah awal persiapan sudah dilakukan, dengan begini siswa dapat menskedul jadwal belajar yang tentunya disesuaikan dengan jadwal ulangan.  Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi, karena momen ini kan hanya ulangan.  artinya sudah pernah didapatkan atau diujikan sebelumnya.  guru-guru pun sudah memberikan bekal yang banyak.  Lihat lagi ke belakang, ulangan harian yang diberikan oleh guru mata pelajaran, sudah tuntas atau belum, atau ulangan blok (gabungan dari beberapa KD) sudah terlampaui belum batas ketuntasan minimalnya.  Jika jawabannya ya, berarti siswa tidak perlu khawatir dengan soal-soal yang akan keluar di ulangan umum nanti.  tetapi kalau nilai siswa masih selalu berada batas minimal setelah mengikuti remedial teaching dan remedial test berarti siswa perlu belajar ekstra.  karena sebenarnya ulangan umum tidak ada kesempatan untuk melakukan remedial.

Berikut ini hal-hal yang siswa perlu persiapkan dan lakukan :

Baca intisari dari semua pelajaran yang pernah dibuat sebelumnya
Untuk pelajaran berhitung : perbanyak latihan soal (bisa dilakukan dengan kelompok jika tipe soalnya agak sulit dipahami).  Jika sudah paham tambah porsi latihan soal yang ada dibuku paket atau LKS.
Untuk pelajaran hafalan : dibutuhkan kondisi yang tenang untuk tipe pelajaran ini.  bisa dilakukan di tengah malam atau subuh hari (tetapi jangan lupa tidur)
Ganti kebiasaan belajar yang terbukti tidak memberikan perubahan dalam pencapaian nilai (lihat hasil mid semester lalu)
Jika masih menemukan kesulitan dalam memahami pelajaran tertentu, segera minta bantuan teman atau guru (seharusnya ini dilakukan dalam kegiatan belajar sehari-hari, tidak hanya pada momen ulangan umum)
Makan makanan yang bergizi dan tidur yang cukup
Jangan lupa menjalankan kewajiban sholat dan berdoa
Pada hari H, berangkat ke sekolah lebih awal sehingga tidak perlu tergesa-gesa, karena akan berakibat hilangnya konsentrasi
Bacalah soal dengan tenang dan teliti
Jangan pernah berharap bantuan dari orang lain, karena mungkin akan menjerumuskan (percaya dengan kemampuan sendiri).  dan hilangkan anggapan posisi menentukan prestasi, dan siapa sih yang mengawas.

Mudah-mudahan penjelasan ini dapat membantu siswa dalam merancang dan menyusun strategi belajar menghadapi ulangan umum yang sudah didepan mata.  semoga sukses…

 
http://hlasrinkosgorobogor.wordpress.com/2008/12/05/persiapan-menghadapi-ulangan-umum/

BELAJAR KELOMPOK


Belajar kelompok adalah salah satu metode belajar yang bisa diandalkan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa. Dengan belajar kelompok siswa diajarkan untuk saling bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai permasalahan dan solusi ...

belajarkelompok
Belajar kelompok adalah salah satu metode belajar yang bisa diandalkan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa. Dengan belajar kelompok siswa diajarkan untuk saling bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai permasalahan dan solusi yang tepat dalam menyelesaikan soal-soal yang ada. Namun belajar kelompok terkadang menjadi tidak efisien karena berubah menjadi acara bercanda dan ngrumpi. Berikut adalah 7 Tips Belajar Kelompok yang Efisien:

Kamis, 08 Maret 2012

selamat datang

Assalamuialaikum,wr.wb.
Bunga Indah Menawan
halo salam kenal  ini saya herny lestari dari smp negeri 1 seyegan sleman. saya mengajar di smp negeri 1 seyegan mulai tahun 2008/2009. sebelum itu saya di smp muhamadiyah 1 panggeran, sleman. lalu di smp negeri 2 pakem kurang lebih 4 tahun. saya memiliki 2 putra yaitu Alvin dan Awang.